Apa yang bikin kamu survive?

Sore ini habis mandiin Nadia yg skrg lgsg diajak Atung-nya jalan2 entah kemana hehe…tiba-tiba aja teringat sesuatu…

I’ve been in a horrible situation…there were a time when I feel so down..I feel so helpless, desperate and a despair… All I need was one perfect medicine to heal me! But then I realized…there r no such thing like that. I culdn’t find that perfect medicine…but now… I have survived… Apa yg bikin aku survive..

Well i think i just figure out some point from my self… Aku nggak menemukannya sendiri begitu aja…secara tidak langsung memang aku minta bantuan orang lain…ada kala nya cuma ngobrol aja sama orang, tapi obrolan itu ngena banget…

Trust Allah SWT… believe in your self, not your fear. Sang Maha Penolong hanyalah Allah SWT…selain itu yang pegang peranan ya diri kita sendiri…mau jatuh terus apa belajar bangun walaupun harus terseok-seok..jatuh lagi, cari pegangan lagi… Kita bisa pilih kok…

Support? Oyaa…aku cari dan aku diberi juga… My husband, my family, my friends, dari baca, dari film, buku…dan banyak hal yang semua bisa bantu aku ;)

Count on myself.. Yep…I know I’m the boss..So, yakin gaada masalah yg ga bisa dihadapi..Aku yakin aku akan mampu mengatasinya.. Nggak pernah ragu? hmm…pernah banget dong yaa..maju mundur nggak jelas..yakin-enggak-yakin-enggak yg berulang… But in the end…bisa mensyukuri bukti yg ada bahwa aku bisa mengatasi semuanya..

I changed my point of view ;) . Naah..this point helped me a lot! Kalo namanya punya masalah…pandangan qta nih jadi narrow buanget..smua diliat dari kaca mata diri sendiri, sesuai yg kita mau..ini bahaya juga. Jadi gak terbuka sama solusi, ngeyel padahal klopakai cara kita, masalah nggak slesai2 juga. Di bantu orang lain malah nganggep orang lain gak ngerti n “enak aja ya ngomong..nggak mikir perasaanku apa?” tuuh…katanya minta dibantu, giliran dibantu orang lain malah disalahin. Namanya punya masalah, stress dkk ngaruh ke proses berpikir qta…bruweeet smua. Tp yg gini harus dipaksa berubah.. kadang ketika qta bisa liat dr sudut pandang lain..smua jd lebih jernih lho..

Jadi teringat sebuah sharing dengan kakak sepupu…

“what doesn’t destroy you makes you strong!”

Apapun…yang gak bikin kamu hancur justru bakal bikin kamu lebih kuat!

And my favorite quote is:

“Everything will be OK in the end..if it’s not OK..then it’s not the end”

Sangat bersyukur dan berterimakasih sama siapa saja yg sudah menginspirasi dan bantu aku..dan semua itu bisa ku terapkan kapan saja ;)

 

Zakat…?

Menjelang akhir Ramadhan…qta semua selalu diingatkan dengan yang namanya membayar Zakat… Kalau melihat dari Rukun Islam yang dari kecil sudah diajarkan padaku, bahkan masih ingat lagunya yg dinyanyikan sepeti nada lagu “Balonku” seperti ini

Rukun Islam yang lima, Syahadat, Sholat, Puasa, Zakat untuk si papa, Haji bagi yang kuasa

Singkat banget tapi cukup berkesan & mudah mengingatnya… Bicara soal zakat identiknya adalah saat ramadhan. Nah sekian puluh tahun mungkin ya aq kenal dengan istilah zakat sebagai “menyisihkan sebagian harta kita untuk orang yang membutuhkan, orang yang kurang beruntung, fakir miskin”..hmm dan aq agak lupa tapi ada kok ketentuan siapa-siapa saja yang berhak menerima zakat. Selain itu aku juga teringat definisi bahwa berzakat itu sama saja mensucikan harta kita, karena di sekian banyak harta yang kita miliki terdapat juga hak orang lain..yaitu orang yang membutuhkan, orang yang kurang mampu.

Zakat fitrah sudah tidak asing lagi..dari SD dulu menjelang lebaran melalui pelajaran Agama Islam kami dihimbau untuk belajar mengenal berzakat fitrah. Caranya bisa dengan memberikan beras seberat 2,5kg atau uang Rp.2500,-. Yup dua ribu lima ratus rupiah! karena jaman aku SD tuh beras 1kg = Rp. 500!!

Waktu itu kami boleh memilih membayar dengan uang atau memberi beras. Pelajaran yang bagus karena sejak dini sudah diajari untuk berbagi dengan orang lain.

Selain Zakat Fitrah yang hanya pada saat akhir bulan Ramadhan menjelang 1 Syawal, aku juga kenal dengan istilah Zakat Maal atau yang aku pahami dengan Zakat harta kekayaan dan juga Zakat profesi. Well, setelah kupikir2 ternyata dua hal ini penting sekali…tapi ternyata kok hingga detik ini aku belum paham benar tentang kedua zakat itu secara benar..bagaimana penghitungannya, cara memberikannya, kepada siapa, apa yg dimaksud dgn nishab dan juga ketentuan2 lainnya..

Masya Allah, hal ini bener2 penting! sepanjang pengetahuanku mengenai Zakat Maal adalah kekayaan atau harta atau uang yang kita miliki kemudian dipotong 2,5% untuk diberikan sebagai Zakat… Saat ini…di usiaku yang 29 tahun…aku ternyata tetap belum paham penghitungannya… Selama ini orangtua-ku alhamdulillah selalu mengajarkan mengenai 2,5%.. Jadi apapun yg kita miliki, ntah dapat uang brp, beli barang, dapat hadiah selalu diingatkan tentang 2,5% itu..

Memang aku pernah dengar kalau belum masuk itungan nishabnya brarti tidak wajib dizakati…nah ini  nih aku sadar miskinnya pengetahuanku…memang sudah browsing2 tapi tetap belum mantep karena takut pemahamanku tetap keliru.. Jadi kalau belum masuk nishabnya hanya dianjurkan bershodaqoh atau infaq saja.. CMIIW.

Merinding skali rasanya kalau membayangkan bahwa ternyata aku telah berbuat dholim dan tidak memberikan hak orang lain yang ada padaku… Yaa Allah mungkin caraku belum tepat…tapi mohon petunjukmu agar kami ini mudah untuk berbagi rejeki yang kami miliki kepada orang lain, sehingga orang lain bisa ikut berbahagia dan menerima nikmat dari Mu..aamiin yaa rabbal ‘alamiin

Overall… Subhanallah, Islam itu indah…alhamdulillah atas hidayah Mu Yaa Allah atas keimananku… DUA SETENGAH PERSEN a.k.a 2,5% a.k.a 0,025! itu jumlah yang sangat sedikit sekali untuk kita bagi kepada orang lain…sementara kita bisa menikmati sisanya yang SEMBILAN PULUH TUJUH KOMA LIMA PERSEN a.k.a 97,5% a.k.a 0,975… itu buanyak sekaliiiii!!!!!!!!!!! Subhanallah…apa iya sih kita tidak rela memberi sementara nikmat yang telah Allah berikan tak terhitung buanyaknyaa! *i look into my self deep…*Yaa Allah, mohon petunjuk MU agar kami tidak menjadi orang yang rakus & mudah mengambil hak orang lain… Mohon kemudahan dari Mu agar kami tidak berhenti belajar dan menyempurnakan ilmu kami dan pengetahuan kami agar dapat selalu dijalan Mu, aamiin yaa rabbal ‘aalamiin…

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Qs. Al-An’am: 141)

 

Link penghitungan zakat http://www.dompetdhuafa.org/?page_id=3523


It’s a new day..it’s a new life..it’s a new chapter ;)

Assalamu’alaikum World!!

ahaa…long time no see…gak nulis n jarang main ke “rumah” ini…

Hmmm…lotsa thing change! banyak yang sudah terjadi…ALHAMDULILLAH…its a big big ALHAMDULILLAH…ini semua atas karunia & ijinmu Yaa Allah…

Barusan baca cerita2 di rumah ini..hmm postingan terakhir tu 25 Mei 2010…whaat…it was 15 months ago! more than a year! where have i been? hohooo…dealing with my self hahahaa…bahasa jaman sekarang we called it as “galau” :) )

OK..klo liat postingan tgl 13 April 2010 kmrn yg judulnya aku-tidak-akan-lagi-mendikte-mu well that time akhirnya semua meluruh & aku belum hamil…waktu itu sempat kembali nge-drop lagi…but alhamdulillah we can handle it. Ngerasa lagi sakiiiiiit banget, perut seperti di sobek2, tambah lagi psychologically stress bgt…tapi semua berakhir di pasrah sama Allah..mungkin belum waktunya..

Alhamdulillah bulan Mei nya aq terakhir mens, tepat ultah perkawinan yg ke 1…dan bulan Juni 2010 officially hamil lagi..waktu itu pun begitu ngerasa telat aq nggak nyoba test pack atau priksa ke dokter. Keep silent dan bermohon yang terbaik saja…Sempat ngerasa khawatir krn waktu itu sdg ujian akhir semester n harus ngawas ujian naik turun lantai 3…Akhirnya periksa lagi waktu umur kehamilan udah 9 minggu…

Alhamdulillah kehamilan ini lancaaaar bgt…memang aktivitas jauh berkurang, nggak boleh bonceng motor, nggak boleh nyetir sendiri, kalau nggak ada yg nganter/nggak di jemput ya pulang naik taxi… (huks..krasa boros sih). Beneeeer2 jaga banget…makasih juga ke Bu Erlina krn cuma dikasih ngajar 2 kelas aja..itupun di lantai 3..wuuuw ngos2an bgt kalo mau ngajar… Mahasiswa pada maklum juga, selama ngajar banyak duduk..duh ngrasa gak optimal sih. Pernah sekalinya ngajar semangat bgt..jalan2 kesana kemari..habis itu malemnya di rumah baru liat kalo kaki jd bengkaak! guedhe bgt hahaha…

Alhamdulillah ngajar full sampai semester selesai, jaga ujian + dealing with koreksian yg buanyak…dan bisa terselesaikan..

Alhamdulillah…10 February 2011 adeknya kakak Rania lahir, si cantik, imut, lucu, nggemesin :)

Hari Kamis jam 2.40 dini hari… … namanya NADIA NURLAILY RAHADIANINGSIH, panjang 50cm & beratnya 3,7kg, panggilannya NADIA.. lovely name, yang kasih nama papanya :)

She was soooo chubby…terbukti sampai sekarang sih ehehehe…

Masuk RS dari hari selasa..senin pagi udah kontraksi2 tapi masih datang & pergi sampai selasanya udh muncul flek2..malemnya masih sempet ke Pizza Hut sm si hubby.. n ngrasain makan salad sambil kontraksi..waaawww seruuu! abis tu ke RS n ga bawa apa2 tp lgsg suruh mondok..

Rabu pagi jam 6 belum ada pembukaan, padahal perut udah sering melilit. Jam 10 bukaan 1..hmmm paling stres klo udh pemeriksaan dalam.. jam 2 siang bukaan 3 (udh mulai bisa ngontrol sakitnya kontraksi), jam 18.00…masih bukaan 3 juga!!! dokter mulai bilang suruh istirahat, makan n siap2 kalau nggak ada perubahan siap2 induksi. Whaat induksi? kebayang waktu kakak Rania dulu sakitnya ky gitu…mulai habis Isya’ sakitnya bertambah, tapi jarak kontraksi makin jauh. Akhirnya sekitar stgh 10 merelakan diri utk induksi via infus…mulai dari itu udh masuk kamar bersalin. Sangat berharap melahirkan didampingi hubby…

Bulan itu ramee orang melahirkan, jd diruangan bersalin ada 2 bed u/ persalinan, disebelah ku udh ada ibu yg siap melahirkan juga & ruangan itu nggak terlalu besar…akhirnya pas teng wkt melahirkan hubby disuruh kluar hiks..alhamdulillah klo gak salah ngeden yang ke-3 bebeh Nad lahir…what a precious moment :)

ALhamdulillah…setelah lahir merasakan IMD (Inisiasi Menyusu Dini)…

well…cerita baru lagi nih…lanjut next posting aja yah.. Bener2 new chapter! Ketemu lagi dengan “saat pertama” bagaimana aq mengenal IMD, ASI, merawat baby & perjalanan menyusui…

Alhamdulillahirabbil’alamiin

This is weekend!

This is weekend!

and do u know what i feel???

well once again i feel that its not easy to be me!

sometimes in my irrational-out of mind-stupidity thought…i wanna be like some others!

But heeyyy! shut the hell up!

I’M PROUD TO BE ME! I’m worthy!

I’m tough! I’m Strong! no matter what!

Thanx God for giving me such a perfect life! thx for giving me my husband, thx for giving me my daughter and i know YOU love her much more than me, thx for giving me  my extraordinary mom, dad, brothers, my family, thx for giving me my friends, thx for giving me MY LIFE!, thx for giving me my job, thx for giving me the air that i breath, the sun that warmth me, the blue sky, the water………….

Thanx for giving me everything…that i culd never ask! Thanx for giving me what i need which is so much more than i want… :)

And i’m so gratitude… :)

Alhamdulillahirabbil’alamien :)

*Jogja…long weekend (no difference…just like the same busy day ^!^) hmmm :)

We mizz u RANIA… :) we always love you… :)

story with the 4 string

Bass! yup thats my soulmate…

not exactly as a soulmate coz i think i dont know it that much…

I miss messing around with my bass, i miss the stage, i miss the tone, i miss the beat, i miss the rhythm, i miss the fun performing with my band!

Selama ini ngerasa belum cukup puas…dulu2 sempet ngerasa bosen dgn aktivitas2 yg main seminggu 2-3kali…skrg aku kangen sama kegiatan itu semua… rasanya dulu2 blm cukup “menggila” :)

sudah 10 tahun dr th 2000 sejak aku memutuskan beralih ke 4string. udah lama…tp ngrasa blm bs mengeksplor semua…nyaris putus asa juga ngrasa gak ada peningkatan…

Tp sekarang???hhhhwwww…..pingin nge-jam lagi…tp speed udah nglokro gini…trus mulai ngrasa masih pantes gak? (menurutku pantes2 aja sih gak ada enggak2nya hahhaaahaaa…) cuman dgn aktivitas n kerjaan yg sekarang kok yaaa…. hmmm…

Untitled…

Yaa Allah…..

Rasanya sakit sekaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…………………..

Help me……………………………………………..

Aku tidak akan lagi mendikte-MU… :)

Beberapa kali aku menulis layaknya seseorang yang sedang depresi atau stres berat…

Tanpa bermaksud memungkiri itu, aku mengaku bahwa aku tidak sekuat apa yang dilihat orang dari luar… Masih dalam kasus yang sama bahwa rasa dan ingatan tentang kehilangan itu terus mengikuti… Memang itu bukan sesuatu yang ingin aku lupakan…tapi lebih pada menerima sesuatu itu menjadi bagian dari perjalanan hidupku…

Aku tidak kebal pada rasa kehilangan dan kesedihan…satu hal yang sudah sangat aku kenal tentang diriku.

Aku juga tidak berbicara layaknya aku memang seorang psikolog yang mempelajari buanyak ilmu yang mestinya bisa membuat aku jauh lebih baik… Tapi untuk masalah ini aku bersembunyi…-sekali lagi aku bilang- aku bersembunyi di balik kedok bahwa aku hanya manusia yang untuk beberapa waktu ini sedang tidak stabil…kadang hatiku bisa sangat kuat…..tetapi kadang juga berlari ke kutub lemah…

Sering kali aku sepaham dengan humanistik yang melihat manusia dalam kacamata positif (gabungan antara Rogers, Allport & Maslow)…bahwa manusia punya potensi positif, konstruktif, rasional, punya kekuatan, dan bisa membawa dirinya untuk menjadi positif, membawa dirinya menjadi utuh memenuhi potensinya…dll…Bahwa manusia bukanlah korban dari masa lalunya sehingga masa lalu bukan penghambat dan penentu kita dimasa depan. So artinya manusia bisa berubah…bisa belajar dari pengalamannya untuk menjadi lebih baik dimasa depan.

Aku setuju dengan pendapat diatas…aku bukan korban dari pengalaman-pengalamanku…jadi inilah yang namanya proses…untuk menjadikan diriku benar2 sehat kembali (fisik, mental, spiritual dan sosial ku). Teringat kembali materi kuliahku tentang kesehatan mental, bab Kepribadian Sehat menurut Carl Rogers bahwa proses menjadi seseorang yg teraktualisasi tidak selalu menyenangkan…kadang harus sakit, kadang harus sukar dan kadang menyakitkan. Karena disitu kita menjadi kaya…kita menghadapi banyak tantangan…jadi disitulah prosesnya…never ending dan tdk pernah statis…well that’s life…make sense…

So this time i’m not gonna hide again… (i promise i’ll try hard…even harder than before…). Disisi lain aku juga memahami bahwa semua kesedihan, kemalangan, kesulitan dan hal2 yg melenceng dari ekspektasi kita itu hanyalah masalah cara pandang kita thd suatu situasi… Masih susah memang buat aku untuk bisa seketika merubah persepsi ku thd suatu situasi atau kejadian. Ya karena stress…rasa kecewa…cemas…marah…kebanyakan berasal dari pikiran kita sendiri…sekali kita bisa merubah itu dan memaknai situasi dengan cara pandang yang berbeda (positif)…insya Allah hasilnya juga berbeda (positif)…

Jadi hingga saat ini aku msh tidak stabil…karena aku masih juga memelihara hal-hal yang menjadi penghambatku…sisi positif yang bisa aku ambil…aku sudah menyadari semua itu…aku bisa menerima semua itu…dan sekarang masih dalam proses keep moving forward…terus dan terus aku akan berusaha…

So the point is… aku baru saja mendapatkan pelajaran berharga dari percakapan dengan seseorang…Sebut saja bapak X yang sudah kehilangan anaknya 4 kali…ada yg meninggal dalam kandungan…dan juga sempat sudah dilahirkan tetapi tidak bisa bertahan… Dengan pengalamanku yang juga pernah merasakan kehilangan anak, aku rasa berapa kali pun kehilangan tidak akan pernah membuat kita menjadi kebal. Aku tidak tahu juga apa saja yg sdh dilakukannya hingga membuat mereka tetap tegak! Bukan pula hal yang ingin kubayangkan…

Tapi dari beliau aku belajar…memiliki anak adalah keinginan yang gak bisa dipungkiri…tapi jangan jadikan itu obsesi yang berlebihan…just let it flow…tetap berusaha iya…tetap berdoa jg iya… So kenapa obsesi berlebihan jangan?

Hmmmm…disini aku baru menyadari…karena saat keinginan itu menjadi berlebihan kita menjadi tidak realistis…contohnya saja…tiap hari di doaku aku mengatakan… “Yaa Allah…ijinkan aku bla…bla..blaa…”, Yaa Allah berikan aku…dst…” Kumohon Yaa Allah…Plisss…beri aku kesempatan lagi…Yaa Allah…ini…itu…ini…itu…”

Dan jutaan rengekan ku yang lain…yang rasanya sangat riwil sekali! Lalu akhirnya menjadi fokus pada meminta! (na’udzubillah hi mindzalik…insya Allah blm sampai kesitu). Buruknya lagi…jika Allah masih ingin menguji keteguhan kita dlm berikhtiar…apa yg dilakukan manusia? maybe start asking…”kenapa blm juga ya? kapan ya? trus harus gimana lagi ya? dan kalo semakin parah sampai bilang “aku kurang apa?” dsb… Sangat manusia banget!

Tapi lihat saja…bahwa disitu manusia mulai meragukan Allah…mulai bersu’udzon secara tidak langsung… Astaghfirullahhal’adziim…..jauhkan kami dari hal yang demikian…amien.

Sangat manusia sekali dan sangat tidak beriman! Disitu bisa kita lihat betapa miskin atau kayanya hati kita…mulailah berkaca…(aku…) bagaimana ibadahku? sudahkan semua perintahNya aku laksanakan…dengan ikhlas, tulus dan penuh kesadaran? sudahkah aku benar2 menjauhi laranganNya…tidak melakukan yang dilarangNya? bagaimana zakatku? bagaimana shodaqahku? bagaimana kepedulianku pada orang lain?bagaimana baca Qur’an ku? apakah aku jg rutin menegakkan sholat sunnah? hmmm…apakah aku sudah menjadi istri yang sholehah untuk suamiku?

Sehingga dari semua itu apa aku pantas meminta dengan merengek-rengek? Seakan mendikte MU ingin ini dan itu dan Engkau yang menuruti keinginanku? Astaghfirullahal’adziim…

So this time…aku tidak akan lagi mendikte-Mu! Aku tahu Engkau menyayangi kami lebih dan lebih…dan tidak akan ada lagi lainnya selain bersyukur…..

Terimakasih bapak X yg membawaku menyadari akan hal ini…

Sejujurnya…hari ini aku sudah terlambat haid hampir 10 hari-an…hasil test pack juga menunjukkan tanda positif….tapi ternyata hari ini mungkin kehendakNya lain…dari pagi tadi aku kembali mengeluarkan darah buanyak sekali hingga sekarang dengan rasa sakit perut yg bs membuatku guling2. Suatu pengalaman yg jujur saja sangat traumatis bwt aku (kembali lagi ini persepsiku secara subjektif). Aku memang belum priksa ke dokter sehingga blm brani jg mengatakan aku hamil atau tidak… Tapi aku menganggapnya ini sebagai satu lagi tantanganMu dan proses yg harus kami lalui untuk keep moving forward. Suatu tantangan bahwa kami diberi kebahagiaan ini, diberi kesempatan terlambat haid yg mungkin juga mengarah pada kehamilan (amien) atau juga hanya terlambat saja…apakah tetap membuat kami mendekat padamu…tidak membuat kami takabur dan jadi kufur nikmat…sehingga apapun hasilnya nanti apakah kami kehilangan lagi atau tidak kumohon izinkan kami selalu mendekat pada Mu.

Yaa Allah…aku akan berusaha lebih baik lagi…dan lebih banyak memberi dari pada menuntut…karena aku tahu, “berdagang” dengan Mu manusia tidak akan pernah rugi…karena mungkin kita hanya memberi satu dgn ketulusan dan keikhlasan hati tanpa pamrih mungkin Allah akan langsung memberi kita 1000 kali lipat… :)

Jadi…aku mulai terbiasa dgn segala jenis sakit perut…karena haid, pendarahan, kontraksi akibat induksi saat melahirkan, sulit BAB dan jenis sakit perut yg lain…daripada kugunakan sakit perut yg sekarang kurasakan untuk guling-guling dan menangis gak jelas jadilah tulisan ini.

I love you my husband…I love you my Rania…dan kemungkinan adiknya yg akan diberikan pada kami sekarang atau nanti… :)

Yaa Allah ijinkan aku mengatakan ini…jika sekarang belum waktunya…aku bermohon pada Mu…plisss…give us next time di waktu yang tepat menurut Mu… :) amien. Dan dalam penantian itu kuatkan kami dalam berikhtiar, beribadah dan melakukan hal-hal positif lainnya yang tidak melanggar aturanmu…amien…

Di makam Rania...3 hari setelah aku melahirkannya :)

We luv u baby….. ;)

Breakfast @ the Office :)

Mungkin udah gak bisa di bilang breakfast lagi yaaa karena sekarang udah jam 10.

Aku memang tidak selalu harus sarapan…makan juga gak harus ada waktu tertentu…pengen makan ya makan :)

Pagi tadi suami ngajar jam 7. Aku hari ini ngajar jam 10.30. Biasanya suamiku abis ngajar pulang lagi ke rumah untuk jemput n ngantar aku kerja. Lha tadi ternyata my hubby sampai rumah jam 9 n ngeliat aku lg makan lgsg deh sedikit ngomel…ternyata jam9 itu ada rapat lagi jd maksudnya begitu sampai rumah tuh langsung berangkat gaktaunya aku belum apa2…

Langsung deh ambil jurus kilat ganti baju trus makan yang baru 1 sendok masuk mulut itu ku pindah ke tempat makan…dan ini sampai kantor aku makan…! ternyata seru juga bawa bekal ke kantor…serasa mengenang jaman sekolah dulu. Waktu SMA di MUHI dulu kita pernah janjian sekelas yang cewek2 untuk sangu bekal makan buat dimakan rame2 pas istirahat…hmmm…senengnya waktu itu…

So menu pagi ini…nasi, oseng2 tempe, plus tempe mendoan oleh2 dari ibu mertua n kentang goreng lokal…aku bisa nih makan nasi lauknya kentang…hmmm nyambung gak nyambung doesnt matter for me…apa yg ada sikat aja :) ;)

Kotak makan hadiah dari susu ovaltine + kentang goreng lokal yg so yummy :)

Ok…time to ngajar! kuliah pagi ini kesehatan mental…apakah mental ku sudah cukup sehat? hmmm…

Mau dibawa kemana?

Mau dibawa kemana?

Apa nih jawaban yg tepat…..kemana-mana ajalah enaknya.

Beberapa hari ini suamiku demen banget nyanyi lagu ini. Well…dia itu bakal menjadi-jadi isengnya setelah tau aku nggak suka suatu lagu, film atau apapun yg biasanya aku gak suka/gak minat justru jadi kesempatan dia buat iseng.

Contohnya aja aku nggak terlalu suka lagu ini tapi tiap hari dia putar lagu ini kenceng2 sambil nyanyi-nyanyi n kadang gak jelas juga teks lagu nya diganti-ganti sesuka hati. Akhirnya kesetrum juga aku nimbrung nyanyi padahal tetap aja nggak suka. ;)

So mau dibawa kemana nih?

Yup mau dibawa kemana sih blog ini?

So far tulisan-tulisanku ini hanya seperti pindahan dari buku harian aja. Memang intinya lebih cerita tentang aku, ungkapan perasaan-perasaan yang daripada hanya berputar-putar dikepalaku mending jadi sesuatu.

Thats why aku kasih judul On My Mind…Something to share… So apapun itu yang sedang terlintas maka itu yang keluar juga.

Kadang aku jadi berpikir pingin nulis tentang informasi, tentang materi kuliah atau apapun itu yg bermanfaat tapi sejauh ini belum terjadi juga deh… Mungkin juga karena kalau aku sudah mulai nulis biasanya nggak bisa hanya dalam waktu singkat. Sekali nulis akhirnya paaanjaaaaaaaaaanggg dan berujung di draft! Karena tulisan gak selesai & sudah ada hal lain yg harus dikerjakan…. Tulisan di draft itu akhirnya nggak terselesaikan juga :(

Judul ini juga sudah ada di draft dr beberapa hari lalu…so mumpung ini sabtu dan masih ada waktu sebelum rapat nanti jam 2 aku coba untuk melanjutkan.

Kesimpulannya…

Biar aja lah ini mengalir… Insya Allah selalu ada continuous improvement… Mungkin sekarang ini jadi salah satu mediaku untuk KATARSIS saja…untuk mengungkapkan pikiran dan perasaanku yang mungkin tidak sempat terpublish dengan kata-kata, juga sebagai pengingat untuk hal-hal yang siapa tahu jadi mediaku untuk belajar menjadi lebih baik lagi… Secara tidak langsung bisa jadi media untuk mengevaluasi pikiran, perasaan ataupun tindakan2ku selama ini. Oya…jadi media untuk lebih mengenal diriku…secara Psikologis lah…inti dari Psikologi yang mempelajari segala sesuatu tentang manusia memang sangatlah complicated…kita semua teramat sangat berbeda satu dengan yang lain. Tidak mudah mempelajari tentang manusia, metode dan teori2 yang adapun harus selalu di improve & di update.

So…start from my self saja…untuk mempelajari tentang diri ku sendiri hingga saat ini belum tuntas…karena ku rasa setiap saat kita tidak pernah sama…dan semua jadi semakin menarik saat menemukan fakta2 baru tentang diri sendiri… ;) I like it!

Bermimpi…

Jum’at, 12 Maret 2010

Kemarin udah berharap…ya kali ini bermimpi…

Sudah beberapa saat sebelum nikah sampe sekarang udah nikah aku punya agenda tertentu yg ada hubungannya sama hobby my hubby…yaitu FUTSAL!

Futsal, sepakbola n nonton bola adalah dunia yg gak bisa dipisahkan dari suamiku. Hampir tiap Jum’at malem adalah agenda-nya bwt FUTSAL sama orang2 kantornya. Selain bareng orang kantor biasanya suamiku juga futsal bareng temen2 ex Moehi ’00 atau juga bareng temen2 kampung.

Aku lumayan seneng nih kalo ikut futsal bareng orang kantornya. Karena cuman 1 jam. Kalau sama ex Moehi biasanya 2 jam malah pernah 3 jam. Sampai lemes juga yg nunggu kalo gak ada hiburan…paling disambi fesbuk-an ato ntn tv guedhe disana.

Jaman SMA dulu aku lumayan sering ngikutin bola (nonton bola maksudnya hehe). Dulu seneng bgt sama Juve…mungkin bukan Juvenya tapi lebih ke Filippo Inzaghi-nya :p. Ngikutin juga Liga Inggris n Liga Itali.

Tapi sejak kuliah dah mulai males…berhubung gak nemu juga temen yg suka bola n perhatian ke bola dah teralih ke yang lain juga sih.

Suamiku teramat sangat mencintai bola. Ini hal yg udah jd semacam kesepakatan berdua kalo udah urusan bola emang gak bisa di ganggu gugat. Memang di bola aku ngeliat dia sgt menikmatinya. He wants to stay fit and healthy I guess…hmmm…since he’s now more than 80 !!! semakin-makin deh futsalnya. Padahal abis futsal muakan gak karuan juga hahaha…

OK, balik ke Futsal, suamiku ini dalam keadaan capek kaya apapun tetep aja gak mau absen futsal. Kecuali dalam keadaan meriang, sakit, cuaca yg gak mendukung or aku dlm kondisi yg gak bisa ditinggalin baru dia gak brangkat futsal.

Sebenernya agendaku nongkrong dipinggir lapangan futsal jg gak hanya mantengin orang2 berlari2 di lapangan. Pasti aku sambi online, bawa laptop sambil ngerjain kerjaan kantor ato cari kesibukan apapun lah. Sama juga sih beraktivitas sendiri-sendiri… Trus fakta yg kutemuin jg selama dia berlari2 di lapangan juga gak ada tuh curi-curi pandang ke aku hahhahaa…..dah jd istrinya jg masih ngarep yg begini2 ini. So aku emang bener2 sadar kalau udah main bola aku jd nomer 2! Ok itu hal yang harus aku pahami dari dia :) . Jadi untuk urusan ini…I let him go, I let him do what he wants to do, and do what he likes!

Seperti malem ini juga aku dipinggir lapangan futsal bersama tas-tas, sandal, minum, helm dll milik para lelaki2 yg sedang bersenang2 itu.

Sambil nunggu aku bisa nulis disini, sambil sesekali mencari sosoknya yg sedang menikmati dunianya hehehe…yah tetap aja belum kulihat malem ini dia curi2 pandang” ke aku hahahahaha….

Well…akhirnya kenapa aku kasih judul tulisan ini BERMIMPI…?

Setiap aku ngikut futsal ini aku selalu liat ada teman kerja suamiku yang selalu bawa anaknya. Anak laki-laki, seusia SD mungkin antara kelas 4 atau 5. Anak itu selalu ikut main futsal bareng. Anaknya cukup gesit juga padahal lawan mainnya badannya 2x besar badan anak itu. Apalagi kalo suruh deketan sama suamiku…suamiku dah kaya raksasa aja (lebay…).

Kami berdua berharap suatu saat kami berada di posisi teman kerja suamiku itu. Ya…suamiku sangat pengen bgt kalo anak kami nanti bisa ikut papah nya main bola seperti anak itu. Kami sering sekali berkhayal melihat anak2 kami nantinya ikut lari2 di lapangan, belajar nendang bola, dan saat belajar jalan nanti pengennya di umbar dilapangan rumput/futsal jadi dia bisa bebas bergerak, mau guling2an, lompat-lompat, teriak-teriak sesuka hati mereka :) …dan buanyaaak lagi mimpi-mimpi indah kami lainnya.

Bismillahirrahmanirrahim…Insya Allah suatu saat nanti kami bisa mengalami itu, amien.

Well…tidak ada salahnya kan bermimpi…berkhayal…menanamkan sesuatu yang positif di pikiran kita…dan mungkin…Insya Allah…berawal dari mimpi, khayalan dan harapan yang positif itulah kenyataan akan terjadi. Amien… ;)

Who knows? Just stay positive :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.